
Peningkatan keamanan lingkungan permukiman membutuhkan pendekatan yang tidak hanya mengandalkan metode konvensional, tetapi juga dukungan teknologi digital yang tepat guna dan berkelanjutan. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat, Program Studi S1 Teknik Komputer Universitas Telkom menginisiasi dan mengimplementasikan sistem pemantauan lingkungan berbasis kamera pengawas (Closed-Circuit Television/CCTV) di Perumahan Puri Cikoneng Indah, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
Program pengabdian ini dilaksanakan secara bertahap dengan tujuan menghadirkan solusi keamanan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Kegiatan tidak hanya berfokus pada pemasangan perangkat teknologi, tetapi juga pada pendampingan warga agar sistem keamanan digital dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan oleh masyarakat setempat.

Identifikasi Kebutuhan Keamanan Lingkungan sebagai Tahap Awal
Kegiatan diawali dengan observasi lapangan dan diskusi bersama pengurus serta warga Perumahan Puri Cikoneng Indah. Pada tahap ini, tim dosen S1 Teknik Komputer Universitas Telkom mengidentifikasi bahwa sistem keamanan lingkungan masih bergantung pada ronda malam dan komunikasi melalui grup pesan singkat. Kondisi tersebut belum mampu menjangkau seluruh area permukiman, sehingga masih terdapat sejumlah titik blindspot yang berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan.
Berdasarkan hasil observasi tersebut, tim pengabdian melakukan analisis kebutuhan dari perspektif rekayasa sistem dan pengelolaan keamanan berbasis digital. Analisis ini menjadi dasar perancangan sistem CCTV yang mudah dioperasikan, memiliki cakupan pemantauan yang lebih luas, serta dapat dikelola secara mandiri oleh warga.
Program pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dosen S1 Teknik Komputer Universitas Telkom sebagai bagian dari komitmen program studi dalam menghadirkan solusi teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Pendekatan yang digunakan menekankan kolaborasi antara tim pengabdian dan mitra agar sistem yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan lingkungan.

Implementasi Sistem dan Keterlibatan Aktif Masyarakat
Setelah tahap analisis kebutuhan, tim pengabdian melakukan pengadaan dan pemasangan perangkat CCTV di titik-titik strategis lingkungan perumahan, seperti akses masuk, jalan utama, dan area yang sebelumnya tidak terpantau. Proses pemasangan dilakukan dengan melibatkan warga dan pengurus lingkungan untuk memastikan penempatan kamera sesuai dengan kondisi lapangan.
Selain instalasi perangkat, tim juga memberikan pelatihan singkat kepada perwakilan masyarakat mengenai pengoperasian sistem CCTV, pemantauan rekaman, serta prosedur pelaporan apabila ditemukan potensi gangguan keamanan. Keterlibatan aktif warga dalam proses ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap sistem keamanan lingkungan.

Serah Terima Sistem dan Pemanfaatan Berkelanjutan
Sebagai bagian dari tahapan akhir, dilakukan serah terima sistem CCTV kepada perwakilan warga Perumahan Puri Cikoneng Indah. Sistem yang diserahkan meliputi kamera CCTV outdoor, perangkat perekaman terpusat, serta infrastruktur pendukung yang memungkinkan pemantauan lingkungan secara real-time dan penyimpanan rekaman untuk kebutuhan evaluasi keamanan. Melalui serah terima ini, masyarakat diharapkan dapat mengelola sistem secara mandiri dan memanfaatkannya sebagai bagian dari tata kelola keamanan lingkungan sehari-hari.

Dampak dan Kontribusi Program Studi
Implementasi sistem CCTV berbasis digital memberikan dampak nyata bagi warga Perumahan Puri Cikoneng Indah. Keberadaan sistem pemantauan membantu meningkatkan rasa aman, memperluas jangkauan pengawasan lingkungan, serta mempercepat respons terhadap potensi gangguan keamanan. Selain itu, warga memiliki dokumentasi visual yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan koordinasi apabila terjadi insiden.


Melalui kegiatan ini, Program Studi S1 Teknik Komputer Universitas Telkom menunjukkan perannya dalam mendukung transformasi digital di tingkat komunitas. Program pengabdian ini tidak hanya menghasilkan solusi teknologi, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi secara berkelanjutan. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat ini diharapkan dapat menjadi model praktik baik dalam penguatan keamanan lingkungan berbasis teknologi digital.
